Tanya : Tips Menghilangkan Dengkuran

685602Assalamualaikum, Dok

Suami saya (30th) selalu mendengkur saat tidur dan dengkurannya terdengar cukup keras. Kadang saat mendengkur tiba-tiba nafasnya seperti tersengal-sengal hingga saya harus membangunkannya sebentar untuk membetulkan posisi tidurnya. Tapi hal itu tidak berpengaruh. Membuat posisi bantal tidurnya berbagai cara, senyaman mungkin, tetap saja mendengkur.

Suami saya tidak merokok. Saya pernah ke THT dan mengeluhkan perihal dengkurannya. Kata dokter THT ybs, dengkuran itu karena suami saya flu. Tapi sampai sekarang tetap saja mendengkur.

Bagaimana ya Dok agar dengkurannya hilang?

Terima kasih..

Dari: Cintya

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Dengkuran merupakan suara yang keras atau kasar, yang timbul ketika jalan nafas dan pernafasan mengalami hambatan parsial (sebagian) saat tidur. Keluhan ini dialami oleh banyak dari pria dewasa. Penyebabnya beragam, seperti bentuk anatomi mulut dan saluran pernafasan termasuk sinus, alergi, konsumsi alkohol, kelainan struktur pada hidung (seperti deviasi septum hidung), flu, obesitas, sleep apnea (henti nafas sementara yang terjadi saat tidur), dsb. Pada dasarnya, jika mendengkur masih bersifat ringan dan sesekali, serta tidak timbul keluhan pada pagi dan siang harinya seperti kantuk berlebih, keletihan, dan sulit berkonsentrasi, maka keluhan ini belum memerlukan terapi khusus. Namun jika telah menimbulkan gejala diatas, atau mengganggu kualitas hidup pasangan, maka sebaiknya dicarikan solusi yang tepat.

Untuk menyembuhkan atau meringankan masalah dengkuran yang dialami oleh suami ibu, pertama-tama perlu diketahui penyebabnya. Jika masalah flu sudah teratasi dan dengkuran masih dialami, maka kemungkinan penyebab lainnya perlu dipikirkan. Saran kami, hendaknya Ibu kembali berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan dengkuran yang menetap tersebut. Atau jika ibu berada di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, Ibu dan suami bisa mendatangi klinik yang khusus menangani masalah tidur (“sleep center”). Disana, para ahli masalah gangguan tidur diharapkan dapat membantu suami ibu menganalisis penyebab dengkurannya dan menemukan solusi yang tepat untuk itu, misalnya masker CPAP (continuous positive airway pressure), alat penahan daerah mulut, dsb.

Adapun beberapa tips ringan yang dapat dicoba di rumah sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut antara lain adalah:

  • Jika suami ibu mengalami masalah berat badan berlebih, maka usahakan agar berat badannya kembali ideal.
  • Tidur dengan berbaring miring.
  • Tidur dengan bantal ditinggikan, sekitar 4 inci atau lebih sesuai kebutuhan dan kenyamanan.
  • Jika ada masalah kesehatan seperti asma, sinusitis, hidung tersumbat, dan sejenisnya, hendaknya masalah tersebut disembuhkan terlebih dahulu.
  • Menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan penenang.

Semoga bermanfaat.

[wpexitpage]